Selamat Datang

Terima kasih kepada Anda yang telah berkenan mengunjungi blog ini. Saya bukan seorang penulis, hanya senang menulis. Karena itu, maaf bila tulisan saya mungkin kurang menarik. Silahkan menjelajah dengan terlebih dahulu mengklik Daftar Isi dan membaca Ketentuan Layanan (Terms of Service). Saya sangat menghargai Anda yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menyampaikan sesuatu ...

10 Desember 2012

Wisatawan Nusantara, Wisatawan Mancanegara, dan Wisatawan Pejabat Kampus

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Cerita berikut ini adalah cerita sebagaimana disampaikan kepada saya oleh seorang guru sekolah dasar. Saya dan bapak guru SD ini kebetulan bertemu di sebuah tempat tambal ban. Ban motor kami sama-sama pecah tertusuk paku sehingga perlu ditambal. Sementara menunggu ban kami ditambal, kami pun ngobrol ringan. Teman baru saya ini memulai dengan menceritakan pengalamannya mengajar anak-anak kelas lima.

Cerita Mengenai Pengemis Jalanan dan Guru Besar di Sebuah Kampus

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Penghasilan Pengemis
Tulisan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi sebagaimana diceritakan oleh seorang treman, seorang dosen cerdas dan rajin, yang mengajar mahsiswa dengan banyak contoh kasus lokal.  Tetapi di kampusnya, dia dicap sebagai dosen minimalis hanya karena tidak mau melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. Suatu kali, dia singgah makan di sebuah restoran cepat saji yang kebetulan berlokasi di dekat lampu lalu lintas di sebuah kota. Di sebelahnya duduk seorang berpakaian acak-acakan sedang menikmati makanannya. Kemudian, teman saya ini, yang memang senang ngobrol dengan semua orang, membuka pembicaraa.

09 Desember 2012

Mengganti Nama Jeruk Bali Menjadi Pomelo: Bagian dari Politik Serumpun?

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Sumber: Hein Bijelmakers
Setiap kali terjadi ketegangan hubungan antara Indonesia dan Malaysia, pemerintah Indonesia selalu berusaha menenangkan masyarakat yang marah dengan menyatakan bahwa kita, bangsa Indonesia, adalah bangsa serumpun dengan bangsa Malaysia. Tidak kurang dari sejarawan Dr. Anhar Gonggong telah mengatakan bahwa bangsa Indonesia bukan bangsa serumpun dengan bangsa Malaysia. Bahkan cendekiawan Harry Tjan Silalahi mengatakan, jika Indonesia dan Malaysia dianggap serumpun maka keberadaan suku dan budaya lain di luar Melayu di Indonesia dianggap tak ada. Ditambahkan lagi oleh Harry Tjan Silalahi bahwa pandangan seperti ini merupakan pandangan sesat dan berbahaya. Melalui tulisan lama saya di blog ini, saya sudah memberikan argumentasi mengapa Bangsa Indonesia bukan bangsa serumpun dengan bangsa Malaysia.
Lalulintas kejadian adalah sedemikian cepat. Hampir tidak ada waktu tenang untuk memikirkan dan merenungkan.
Pramudta Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 104

Perubahan Iklim

Ingin memperoleh data dan bukti mengenai perubahan iklim? Mengapa tidak mampir di situs NASA? Anda dapat melihat indikator kunci, bukti, penyebab, akibat, konsensus, dan mengakses website lain yang terkait. NASA menyediakan data untuk dipergunakan melakukan visualisasi langsung secara online. Silahkan kemudian pikirkan gaya hidup seperti apa yang kira-kira dapat mengurangi pemanasan global?