Selamat Datang

Terima kasih kepada Anda yang telah berkenan mengunjungi blog ini. Saya bukan seorang penulis, hanya senang menulis. Karena itu, maaf bila tulisan saya mungkin kurang menarik. Silahkan menjelajah dengan terlebih dahulu mengklik Daftar Isi dan membaca Ketentuan Layanan (Terms of Service). Saya sangat menghargai Anda yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menyampaikan sesuatu ...

25 September 2013

Kita Setara dengan Mahluk Hidup Lain, tapi ...

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Suatu hari pada 2007, saya berkesempatan, dalam rangka penelitian vegetasi, menjelajah Timor Barat bersama dengan Dr. Hendik Ataupah (meninggal dunia Juni lalu). Dalam perjalanan dari Barate menuju Naikliu di pesisir utara Timor Barat, saya ingat benar, dua kali almarhum meminta berhenti secara mendadak. Pertama ketika bertemu dengan dua orang anak muda, yang seorang memanggul senapan angin, yang seorang lagi menenteng beberapa ekor burung yang telah mati, dirangkai dengan tali daun gebang. Dalam bahasa daerah, almarhum meminta agar kedua anak muda berhenti. Kemudian, almarhum menerangkan dengan panjang lebar bahwa menembak burung merupakan kegiatan merusak lingkungan. Kedua ketika melihat pembakaran hutan dan penggergajian kayu di kawasan hutan menjelang sampai di Naikliu. Almarhum mengumpulkan semua orang yang ada di situ dan kembali menjelaskan bahwa membakar dan menggergaji kayu di kawasan hutan merupakan kegiatan merusak lingkungan.

19 September 2013

Vickynisasi: Penelanjangan Gaya Berbahasa Para Petinggi

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Beberapa waktu terakhir ini, media massa beramai-ramai memberitakan gaya bahasa baru yang disebut Vickynisasi. Bermula dari tayangan Youtube wawancara dengan Vicky Prasetyo pada acara pertunangannya dengan artis dangdut Zaskia Gotik, gaya berbahasa Indonesia dengan menggunakan banyak istilah absurd yang dicampur dengan bahasa Inggris tanpa mengikuti aturan tata bahasa dan tata ucap, tiba-tiba menjadi populer. Ada istilah 'konspirasi kemakmuran', 'harmonisisasi', 'tidak boleh ego', 'mengkudeta yang menjadi keinginan', 'statusisasi', dan 'labil ekonomi', antara lain, yang dicampur dengan kalimat, tepatnya sekedar rangkaian kata-kata 'twenty nine my age'. Sejumlah pengamat memaknai ini sebagai upaya Vicky untuk melakukan mobilisasi vertikal. Artinya, dia berusaha menggunakan istilah 'sulit' dan bahasa Inggris supaya dianggap dari kalangan kelas atas. Ada pula yang mengatakan cara berbahasa seperti ini merupakan ancaman terhadap Bahasa Indonesia. Mungkin pendapat kedua ini terlalu berlebihan. Sesungguhnya, penggunaan Bahasa Indonesia di negeri ini telah lama kacau.

15 September 2013

Peluncuran dan Bedah Buku Revisitasi Lahan Kering: Soal Isi dan Roh sebuah Buku

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Pada 10 September 2013, buku "Revisitasi Lahan Kering: Diskusi Ringan Seputar Lahan Kering dan Pertanian Lahan Kering" diluncurkan dan dibedah di Restoran Grand Mutiara. Sebagai penulis kedua, saya merasa mendapat sebuah kehormatan dari dua orang. Pertama, dari Prof. Fred Benu selaku penulis pertama buku tersebut, yang mempercayai seorang dosen minimalis seperti saya, menulis bersandingan. Kedua, dari mantan Gubernur NTT, dr. Ben Mboi, yang sudah berkenan memberikan kata pengantar dan sekaligus membedah buku tersebut. Namun, menulis mendampingi seorang guru besar bukan tanpa konsekuensi. Saya kaget ketika pembawa acara menyebut nama saya dengan embel-embel doktor dan profesor, padahal saya hanya seorang guru kecil. Bahkan, di kampus yang mengukur keberhasilan seseorang dengan gelar dan jabatan akademik, saya dikategorikan hanya sebagai dosen minimalis. Konsekuensi lainnya, orang mungkin berharap lebih, jauh melebihi kapasitas saya sebagai seorang guru kecil yang dengan tertatih-tatih ingin menunjukkan bahwa dosen minimalis tidak hanya menjadikan kampusnya sekedar sebagai tempat 'gantung kaki'. Saya hanya ingin menunjukkan, seorang guru kecil sekalipun masih bisa berbuat sesuatu tanpa harus menunggu embel-embel doktor dan guru besar.
Lalulintas kejadian adalah sedemikian cepat. Hampir tidak ada waktu tenang untuk memikirkan dan merenungkan.
Pramudta Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 104

Perubahan Iklim

Ingin memperoleh data dan bukti mengenai perubahan iklim? Mengapa tidak mampir di situs NASA? Anda dapat melihat indikator kunci, bukti, penyebab, akibat, konsensus, dan mengakses website lain yang terkait. NASA menyediakan data untuk dipergunakan melakukan visualisasi langsung secara online. Silahkan kemudian pikirkan gaya hidup seperti apa yang kira-kira dapat mengurangi pemanasan global?