Selamat Datang

Terima kasih kepada Anda yang telah berkenan mengunjungi blog ini. Saya bukan seorang penulis, hanya senang menulis. Karena itu, maaf bila tulisan saya mungkin kurang menarik. Silahkan menjelajah dengan terlebih dahulu mengklik Daftar Isi dan membaca Ketentuan Layanan (Terms of Service). Saya sangat menghargai Anda yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menyampaikan sesuatu ...

26 April 2014

Banjar Bungbungan 2: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Ketika sedang menjadi mahasiswa di Charles Darwin University, Darwin, Australia, saya sempat mengunjungi seorang teman, Paul Royce, yang berasal dari Kununurra, Australia Barat bagian Utara. Ia mengajak saya berkeliling di kawasan sekitar Kununurra, mengunjungi Bendungan Sungai Orb (Orb Diversion Dam), tetapi yang sangat menarik bagi saya adalah kunjungan ke beberapa kawasan permukiman orang Aborigine, penduduk asli Australia. Saya tertarik karena setiap kali mengunjungi pusat sebuah kawasan, saya disuguhi dengan catatan mengenai sejarah kawasan tersebut. Lalu saya pun teringat dengan kampung kelahiran saya, Banjar Bungbungan, di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Menurut penuturan orang-orang tua yang pernah saya dapat pada masa kecil dahulu, penduduk Banjar Bungbungan sebagian besar berasal dari Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Untuk mengenang nama desa asal mereka, para pemukim awal kemudian menamakan tempat permukiman mereka Banjar Bungbungan. Tapi pada tahun berapa mereka pindah, berapa orang dan siapa-siapa saja mereka, bagaimana mereka pindah, saya tidak tahu.

18 April 2014

Banjar Bungbungan 1: Catatan Kecil tentang Begitu Banyak Perubahan Besar

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Bungbungan yang saya maksud di sini adalah nama sebuah banjar dan sekalihus juga sebuah desa pakraman di desa dinas Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Secara geografik, banjar ini berlokasi di bagian Utara wilayah desa dinas Yehembang, berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung. Saya dilahirkan di banjar ini pada 1959, dari ibu dan ayah kelahiran Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Ibu mengikuti kedua orang tuanya, kakek dan nenek saya, asal Desa Aan, pindah mengikuti sekitar 40-an kepala keluarga asal Desa Bungbungan, kecamatan dan kabupaten yang sama, ke wilayah Kabupaten Jembrana pada awal tahun 1920-an. Kakek saya menikah dengan nenek yang berasal dari Desa Bungbungan sehingga bisa mengikuti warga asal desa tersebut. Banjar dan desa pakraman baru yang menjadi tempat permukiman warga asal Desa Bungbungan tersebut diberi nama yang sama, Bungbungan, untuk mengenang desa asal mereka.
Lalulintas kejadian adalah sedemikian cepat. Hampir tidak ada waktu tenang untuk memikirkan dan merenungkan.
Pramudta Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 104

Perubahan Iklim

Ingin memperoleh data dan bukti mengenai perubahan iklim? Mengapa tidak mampir di situs NASA? Anda dapat melihat indikator kunci, bukti, penyebab, akibat, konsensus, dan mengakses website lain yang terkait. NASA menyediakan data untuk dipergunakan melakukan visualisasi langsung secara online. Silahkan kemudian pikirkan gaya hidup seperti apa yang kira-kira dapat mengurangi pemanasan global?