Selamat Datang

Terima kasih kepada Anda yang telah berkenan mengunjungi blog ini. Saya bukan seorang penulis, hanya senang menulis. Karena itu, maaf bila tulisan saya mungkin kurang menarik. Silahkan menjelajah dengan terlebih dahulu mengklik Daftar Isi dan membaca Ketentuan Layanan (Terms of Service). Saya sangat menghargai Anda yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menyampaikan sesuatu ...

01 November 2014

Lagi diminta untuk membantu dosen membuat blog matakuliah

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Saya sudah pernah beberapa kali membantu dosen Fakultas Pertanian Undana untuk membuat blog matakuliah. Tapi sampai sekarang, saya belum melihat ada dosen yang membuat blog matakuliah yang diampunya. Saya tidak tahu mengapa sampai demikian. Mungkinkah karena membuat blog begitu sulit? Saya kira bukan itu masalahnya. Mungkin karena saya gagal membantu adalah jawaban yang paling mendekati. Tapi mungkin juga karena faktor lain. Kalau hanya dengan berdiri dan menayangkan slide di depan kelas sudah cukup, untuk apa harus membuat blog. Membuang-buang waktu saja, apalagi hampir semua dosen sangat sibuk meneliti. Tapi boleh jadi juga karena tidak tersedianya akses Internet yang memadai untuk dosen dan mahasiswa di fakultas. Dan juga, agar blog matakuliah bermanfaat, mahasiswa harus melek Internet. Kenyataannya, masih banyak mahasiswa yang tidak bisa mengirim email.

Kali ini sekali lagi saya diminta membantu dosen membuat blog matakuliah, diistilahkan secara populer dengan 'nge-blog untuk mengajar'. Saya sebenarnya ragu, apakah akan ada hasilnya. Namun karena yang meminta adalah fakultas sendiri, saya kekurangan alasan untuk menolaknya. Maka, di tengah pekerjaan yang menumpuk, saya usahakan menyiapkan materinya dan juga tulisan ini sebagai pengantar. Blog memang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran. Pun juga demikian halnya dengan Facebook, asalkan tidak hanya digunakan untuk mengunggah status yang selalu melodramatik. Bedanya, mungkin, dengan blog kita dapat mengendalikan siapa yang boleh mengunggah tulisan. Dan kita dapat menulis secara lebih elaboratif dengan disertai dukungan tautan (link) ke website atau blog lain dan berbagai media lain yang dapat digunakan sebagai sarana pemberlajaran.

Untuk memperoleh gambaran seperti apa tampilan blog matakuliah, silahkan kunjungi blog matakuliah yang pernah saya ampu, Metode Ilmiah. Blog itu saya beri nama Baru Belajar Meneliti karena saya buat dengan pendekatan sangat informal, menempatkan diri saya sebagai kawan bagi mahasiswa yang baru belajar meneliti. Karena itu, blog tersebut saya beri tagline 'bagi mahasiswa dan siapa saja yang sedang belajar meneliti'. Untuk membuat blog ini saya menggunakan layanan Blogger dengan memilih template sederhana yang kemudian saya kustomisasi. Saya memilih pola dengan badan yang terdiri atas bilah kiri dan kanan dan tanpa kaki. Di bawah judul blog saya mengatur menu horizontal yang dimulai dengan Beranda. Saya juga membuat menu vertikal yang saya beri nama Menu Samping pada bilah kiri atas. Materi kuliah saya bagi menjadi 7 kategori sebagaimana tampil pada bilah kiri di bawah menu samping. Saya membagi tulisan-tulisan saya pada blog tersebut ke dalam kategori tersebut. Untuk melihat lebih lengkap, silahkan klik halaman Daftar Isi di sebelah kanan halaman Beranda. Silahkan terlebih dahulu menjelajah blog tersebut, untuk mengenali bagian-bagiannya, sebelum kita mulai membuat blog untuk matakuliah masing-masing.


Blog sebenarnya sama saja dengan website. Bedanya, untuk membuat blog kita cukup memanfaatkan jasa penyediaan layanan blog gratis yang jumlahnya sangat banyak untuk kita pilih. Memang benar bahwa kini juga tersedia layanan gratis untuk membuat website, tetapi jumlahnya masih terbatas dan demikian juga dengan fitur yang disediakan. Di antara banyak layanan blog, saya memilih Blogger dengan beberapa alasan. Pertama, tentu karena gratis dan terintegrasi dengan berbagai layanan gratis lainnya yang disediakan oleh Google. Kedua, Blogger memungkinkan dilakukan kustomisasi yang hampir tanpa batas, sehingga blog dapat tampil benar-benar seperti apa yang kita inginkan. Ketiga, dan ini yang penting, membuat blog dengan Blogger adalah sangat mudah. Dengan berbekal akun Google, misalnya Gmail, setiap orang dapat membuat blog gratis dengan menggunakan Blogger. Bagi yang malu menggunakan layanan gratis, Blogger menyediakan cara yang sangat mudah untuk beralih menggunakan domain pribadi berbayar (yang harganya juga tidak seberapa mahal).

Untuk membuat blog matakuliah, saya sarankan untuk menggunakan nama matakuliah sebagai judul dan sebagai alamat (URL atau Universal Resource Locator) blog. Misalnya, untuk matakuliah Pengantar Ilmu Pertanian, silahkan buat blog dengan nama tersebut menggunakan alamat pengantarilmupertanian (sehingga URL lengkap blog menjadi http://pengantarilmupertanian.blogspot.com). Bila malu menggunakan blogspot.com, nanti dapat diganti dengan membeli nama domain, misalnya menjadi http://pengantarilmupertanian.edu. Setelah blog berhasil dibuat, langkah selanjutnya sebelum menulis adalah sebaiknya terlebih dahulu mengatur tampilan blog. Layar blog terdiri atas latar belakang dan sosok blog. Sosok blog terdiri atas bagian kepala (header), badan (body), dan kaki (footer). Ke bagian badan dapat ditambahkan bilah samping (side bar). Bagian-bagian ini perlu diatur sehingga blog dapat tampil menarik. Pengaturan dapat dilakukan dengan mudah dengan mengklik tombol yang disediakan dan kemudian memilih pilihan yang tersedia. Hal itu dapat dilakukan dengan lebih mudah lagi karena Blogger menyediakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pilihan.

Membuat blog di Blogger memang sangat mudah. Yang kemudian menjadi sulit adalah mengisinya dengan tulisan. Kita harus jujur, tidak semua di antara kita terbiasa menulis dengan cepat. Budaya bangsa kita memang bukan budaya menulis dan membaca, melainkan budaya bercerita lisan. Itu pula sebabnya maka pengguna Facebook dan Twitter di negeri kita begitu membludak. Maklum, untuk menggunakan Facebook dan Twitter kita cukup menulis hanya satu dua baris kalimat, menyapa kawan dengan status melo menjelang tidur atau bangun pagi, mirip seperti sedang mengobrol. Tidak demikian halnya dengan 'nge-blog', kita harus bisa menulis cukup panjang, meskipun sebaiknya juga jangan terlalu panjang. Setidaknya, tulisan dalam blog, yang lazim disebut pos, tidak bisa ngalor-ngidul seperti status di Facebook atau kicauan di Twitter. Pos di blog perlu ditulis dengan alur tertentu, mulai dari membuka dengan pendahuluan, melanjutkan dengan isi, dan mengakhiri dengan penutup. Mengatakannya memang tidak terlalu sulit, menulisnya adalah cerita lain.

Untuk blog matakuliah, pos tentu harus disesuaikan dengan isi matakuliah. Untuk itu, pos perlu direncanakan terlebih dahulu sesuai dengan urutan penyajian isi matakuliah. Tentu saja pos tidak harus sama dengan isi bahan ajar, melainkan lebih berfungsi untuk mengantarkan mahasiswa kepada isi bahan ajar. Bahan ajar, dan juga materi pembelajaran lainnya seperti slide presentasi dan panduan praktikum, dapat disimpan dalam format PDF untuk diunggah ke banyak layanan penyimpanan file gratis dalam jaringan, di antaranya Google Drive, MediaFire, atau Dropbox. Bahkan file presentasi dapat diunggah ke Slideshare sehingga slide dapat ditayangkan secara otomatis sebagai bagian dari pos. Setelah diunggah, tautan (link) file dapat ditaut dari blog sehingga pada saat diklik akan dengan tersendirinya pengunjung diarahkan ke tempat penyimpanan file yang bersangkutan, untuk membaca dalam jaringan atau mengunduh file. Untuk mengorganisasikan, setiap pos perlu diberi kata kunci (label), yang nanti akan bermanfaat untuk membuat daftar isi blog.

Kelebihan blog daripada sarana pembelajaran tercetak adalah kemampuannya untuk memberikan tautan (link) pada tulisan pos. Tautan adalah bagian dari tulisan yang bila diklik akan mengarahkan pengunjung ke pos, halaman, atau bahkan blog lain atau ke suatu website atau bagian-bagiannya. Hal ini sangat bermanfaat untuk, misalnya, memberikan uraian yang lebih mendalam mengenai suatu konsep. Hal ini memungkinkan membaca pos menjadi jauh lebih menarik daripada membaca halaman-halaman bahan ajar atau buku teks. Selain itu, ke dalam pos juga dapat ditambahkan foto atau video untuk menjadikannya semakin menarik. Foto dan video dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan hal-hal yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Foto dan video dapat merupakan foto sendiri yang terlebih dahulu diunggah ke layanan gratis penyimpanan foto atau video dalam jaringan. Tersedia banyak layanan penyimpanan foto dalam jaringan, juga daftar 45 layanan, di antaranya Google + Photos (dahulu Picasa Web Album) dari Google atau flikr dari Yahoo. Demikian juga dengan layanan penyimpanan video, juga layanan penyimpanan khusus video edukasi, di antaranya YouTube dari Google atau Vimeo dari IAC. Foto dan video yang telah disimpan dalam jaringan tersebut kemudian disalin URL-nya untuk memasukkan foto atau video ke dalam pos. Foto atau video juga dapat bersumber dari Internet, asalkan digunakan dengan memperhatikan ketentuan mengenai hak cipta, misalnya dengan merujuk sumber.

Blogger memungkinkan untuk menambahkan sampai 20 halaman. Yang dimaksud dengan halaman di sini adalah semacam layar baru yang akan tampil ketika judul halaman diklik. Halaman dapat ditempatkan sebagai menu horizontal di sebelah bawah kepala blog atau sebagai menu vertikal pada biah samping blog, bergantung pada selera. Meskipun jumlah halaman yang dapat dibuat cukup banyak, penggunaannya perlu direncanakan dengan baik. Halaman pertama selalu berupa beranda (Home) yang memuat pos. Halaman berikutnya sebaiknya adalah Daftar Isi. Untuk membuat daftar isi, dapat digunakan gadget/widget daftar isi yang dapat diperoleh gratis di Internet, misalnya dengan menyalin kode dari BloGs911 dan kemudian menempelkannya pada halaman Daftar Isi dalam tampilan HTML lalu menyimpan halaman. Halaman berikutnya dapat digunakan untuk menyajikan kesepakatan perkuliahan yang berisi hal-hal yang harus dipatuhi oleh mahasiswa. Halaman lainnya dapat digunakan misalnya untuk menyajikan kegiatan perkuliahan semester yang bersangkutan, misalnya semester Ganjil 2014/2015 untuk memasukkan jadwal perkuliahan dan praktikum, daftar nama dosen pengampu dan alamat email yang dapat dihubungi, daftar pokok bahasan, daftar dan jadwal tugas, daftar kegiatan dan jadwal praktikum, jadwal ujian dan cara pelaksanaannya. Untuk ujian, juga dapat dibuat halaman tersendiri untuk memandu mahasiswa mengunduh soal ujian dan memasukkan soal ujian. Juga dapat dibuat halaman mengenai ketentuan layanan yang menguraikan hal-hal yang dapat dan tidak dapat dilakukan melalui blog.

Blog perlu dibuat dapat bersifat interaktif. Artinya, pengunjung dapat menyampaikan sesuatu guna mendapat tanggapan dari dosen pengelola blog. Untuk maksud tersebut, fitur komentar di baghian bawah setiap pos perlu tetap dibiarkan aktif. Dosen perlu senantiasa memeriksa, untuk bisa menanggapi komentar yang disampaikan oleh mahasiswa maupun pengunjung lain. Selain itu, juga perlu ditambahkan gadget/widget yang memungkinkan interaksi juga dapat dilakukan dengan cara yang lebih bervariasi. Gadget/widget merupakan aplikasi siap pakai untuk berbagai tujuan yang dapat ditambahkan dari dalam Blogger sendiri maupun dari luar. Blogger menyediakan cukup banyak gadget/widget yang dapat digunakan untuk mendukung proses interaksi, di antaranya Contact Form agar pengunjung menghubungi melalui email, Sign In agar pengunjung untuk mendaftar dan mengundang teman, Share It agar pengunjung untuk membagikan melalui media sosial mereka, dan Followers agar pengunjung dapat mengikuti blog. Gadget/widget dari luar dapat ditambahkan dengan beberapa cara, yang paling mudah adalah menempelkan kode HTML-nya melalui gadget/widget HTML/Javascript.

Untuk membuat blog Blogger dapat tampil lebih menarik dan interaktif, diperlukan pengetahuan memadai mengenai HTML (Hyper Text Markup Language), CSS (Cascading Style Sheets), XML (Extensible Markup Language), dan Javascript. Itulah sebabnya, orang lebih suka menggunakan layanan Wordpress yang menyediakan banyak template menarik siap pakai. Bagi yang ingin mempelajari HTML, CSS, XML, dan Javascrip, silahkan kunjungi W3Schools Online Web Tutorial. Dengan pemahaman yang memadai mengenai HTML, CSS, XML, dan Javascript, pengaturan tampilan blog Blogger dapat dilakukan melalui Template dan kemudian memilih Edit HTML. Pengaturan blog dengan cara ini menghabiskan banyak waktu karena merupakan pekerjaan yang lumayan rumit. Mungkin hal ini patut dicoba oleh kalangan mahasiswa, agar mempunyai keterampilan tambahan. Bagi yang belum menguasai, sebaiknya jangan melakukan itu sebab dapat membuat blog yang sudah dibuat menjadi kacau balau atau bahkan tidak dapat ditampilkan.

Bagaimana sebaiknya mengatur tamoilan blog matakuliah? Ada bermacam-macam cara, tentu saja. Silahkan kunjungi blog matakuliah-matakuliah yang saya ampu: Dasar-dasar Perlindungan Tanaman, Kebijakan Perlindungan Tanaman, Ilmu Gulma, dan Pengendalian Hayati. Juga kunjungi blog yang saya buat untuk membimbing mahasiswa yang sedang menyusun skripsi: Sumberdaya Skripsi. Tiap blog tampil dengan wajah berbeda, tetapi dengan struktur yang kurang lebih sama. Silahkan cari sendiri, persamaan dan perbedaannya. Harus diakui bahwa belum banyak dosen yang sudah menggunakan blog sebagai sarana pendukung proses pembelajaran, di seluruh Indonesia sekalipun. Silahkan ketik 'blog matakuliah' (tanpa tanda petik) di dalam kotak pencarian Google, dan periksa hasilnya. Satu-satunya universitas di Indonesia yang telah mengembangkan penggunaan blog sebagai sarana pendukung proses pembelajaran adalah Universitas Narotama, Surabaya. Suatu saat, bila banyak dosen sudah mempunyai blog matakuliah, Undana juga dapat mencantumkan daftar blog matakuliah pada website-nya.

Pada akhirnya, perlu dicatat bahwa 'nge-blog untuk mengajar' belum tentu bermanfaat. Banyak faktor ikut menentukan kemanfaatan sebuah blog matakuliah, di antaranya tentu saja ketersediaan akses Internet bagi dosen dan mahasiswa. Sepanjang akses Internet masih byar pet mirip listrik PLN, sulit diharapkan bahwa blog matakuliah akan menjadi alternatif yang menjanjikan. Belum lagi tentu saja kemampuan dosen untuk merancang blog yang menarik dan kemauan dosen untuk meluangkan waktu untuk mengisinya. Tentu harus dimaklumi bahwa dosen adalah orang-orang yang sangat sibuk (terutama sibuk untuk bekerja tambahan mengingat gaji dosen yang lebih rendah dari gaji tenaga kependididkan atau pegawai administrasi). Belum lagi soal kemampuan mahasiswa yang banyak di antaranya masih kesulitan mengirimkan email. Meskipun begitu, bukan berarti menggunakan blog sebagai sarana pembelajaran tidak boleh dilakukan. Paling tidak, meskipun masih jauh dari mewudukan eLearning yang sesungguhnya, membuat blog matakuliah merupakan titik awal untuk menuju ke sana.
Lalulintas kejadian adalah sedemikian cepat. Hampir tidak ada waktu tenang untuk memikirkan dan merenungkan.
Pramudta Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 104

Perubahan Iklim

Ingin memperoleh data dan bukti mengenai perubahan iklim? Mengapa tidak mampir di situs NASA? Anda dapat melihat indikator kunci, bukti, penyebab, akibat, konsensus, dan mengakses website lain yang terkait. NASA menyediakan data untuk dipergunakan melakukan visualisasi langsung secara online. Silahkan kemudian pikirkan gaya hidup seperti apa yang kira-kira dapat mengurangi pemanasan global?