Selamat Datang

Terima kasih kepada Anda yang telah berkenan mengunjungi blog ini. Saya bukan seorang penulis, hanya senang menulis. Karena itu, maaf bila tulisan saya mungkin kurang menarik. Silahkan menjelajah dengan terlebih dahulu mengklik Daftar Isi dan membaca Ketentuan Layanan (Terms of Service). Saya sangat menghargai Anda yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menyampaikan sesuatu ...

12 Maret 2015

Apakah Ada Layanan Web untuk Menulis Buku Daring (Online) Gratis?

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Seorang sahabat karib semasa kuliah, mengirimi saya pesan singkat dengan pertanyaan yang kemudian saya jadikan judul tulisan ini. Saya senang, pada akhirnya ada sahabat yang tertarik menulis buku untuk disediakan bagi orang lain untuk membacanya secara gratis. Selama ini banyak kolega saya di tempat kerja menulis buku, tetapi menerbitkannya beberapa eksemplar sekedar untuk memenuhi kenaikan pangkat dan memperoleh jabatan guru besar. Entah berapa orang yang membaca buku yang ditulisnya, saya tidak tahu. Tapi kalau hanya diterbitkan beberapa eksemplar, maaf bila saya ragu, kalau bukunya dibaca oleh banyak orang. Oleh karena itu, saya memilih menulis secara daring (online), meskipun tidak ada yang membayar dan tidak pula bisa digunakan memperoleh angka kredit untuk naik pangkat. Tidak mengapa, karena saya menulis lebih daripada tujuan seperti itu. Saya menulis untuk dibaca oleh orang lain.

Dan dengan dasar itu saya membuat blog gurukecil ini. Memang bukan merupakan sebuah buku karena tidak mempunyai ISBN. Tidak pula dalam bentuk buku tercetak sebagaimana dikenal umum, yang bisa ditulis dalam curriculum vitae dan ditunjukkan kepada mahasiswa pada saat memberikan kuliah. Saya tidak ambil pusing sebab tujuan saya menulis adalah untuk dibaca oleh dan memperoleh masukan dari orang lain. Sesederhana itu. Dan untuk itu saya mencoba mencari tahu ke sana ke mari, termasuk tentu saja menjelajah Internet. Saya pernah menggunakan layanan web gratis, tapi setelah beberapa lama saya tinggalkan karena kurang fleksibel. Saya juga pernah mencoba Wordpress, sebuah layanan blog gratis, tapi saya juga tidak bertahan lama di sana. Akhirnya saya menemukan Blogger, layanan blog yang disediakan oleh Google, yang memungkinkann saya mengatur tampilan dan format tulisan sesuka hati saya, bahasa kerennya highly customizable.

Siapa saja bisa membuat blog dengan memanfaatkan layanan Blogger, asalkan mempunyai akun Gmail, yaitu akun webmail yang disediakan gratis oleh Google. Kalau belum mempunyai akun Gmail, silahkan buat terlebih dahulu. Kemudian, silahkan tampilkan mesin pencari Google pada probram aplikasi peramban (browser), lalu lakukan login dengan menggunakan akun Gmail yang sudah dibuat. Setelah itu, ketik 'blogger' (tanpa tanda petik) pada kotak penelusuran Google, lalu klik tautan (link) Blogger hasil pencarian. Maka, pada layar tampil langkah-langkah membuat blog dengan menggunakan layanan Blogger. Silahkan simak contoh 1, contoh 2, dan contoh 3 (paling rinci). Silahkan simak contoh tersebut terlebih dahulu, sampai benar-benar paham, sebelum memulai. Dan setelah itu, jangan ragu-ragu, silahkan melangkah, mulai membuat blog dengan menggunakan layanan Blogger.

Bagi para pemula, ada beberapa hal yang perlu dipahami mengenai membuat website maupun blog:
  • Sesuatu yang ditampilkan di Internet harus mempunyai alamat. Di Internet, alamat disebut URL (Universal Resource Locator), dimulai dengan http://www untuk website dan http:// untuk blog. URL blog ini, misalnya adalah http://iwayanmudita.blogspot.com. Alamat ini perlu diingat, misalnya untuk dicantumkan di kartu nama atau untuk tujuan promosi. Alamat itu diperlukan oleh orang lain yang kita minta mengunjungi blog kita, khususnya ketika blog belum cukup terkenal sehingga belum dapat ditelusuri dengan mudah. Bila sudah cukup dikenal maka blog dapat ditelusuri dengan menggunakan nama blog, misalnya dengan mengetikkan 'gurukecil' pada kotak penelusuran blog.
  • Website atau blog terdiri atas bagian-bagian kepala (header), badan (body), bilah samping (side bar), dan kaki (footer). Kepala memuat judul blog berikut keterangannya (misalnya gurukecil, menulis untuk mencatat perubahan), badan memuat tulisan yang lazim disebut post (post), bilah samping untuk memuat pernak-pernik yang disebut gawai (gadget), dan kaki yang juga untuk memuat gawai.
  • Blog berbeda dari website dalam hal menampilkan tulisan (pos, dari post), pada website tulisan ditampilkan pada tempat tertentu dalam halaman, sedangkan pada blog tulisan ditampilkan secara berurutan berdasarkan tanggal, tulisan paling awal ditampilkan paling bawah dan tulisan terbaru ditampilkan paling atas di dalam bagian badan blog.
  • Pada bagian bawah kepala blog atau sebagai bilah samping dapat ditampilkan halaman (page) yang bila diklik akan menampilkan tulisan tertentu sesuai dengan judul halaman. Pada blog gurukecil, misalnya, saya membuat halaman Daftar Isi dan halaman Kontribusi Tulisan.
  • Blog dan website pada umumnya mempunyai kelebihan daripada buku biasa dalam hal memungkinkan dicantumkan tautan (link) yang bila diklik akan menghantarkan penulis ke tulisan lain dalam blog atau bahkan ke website lain. Kalau sudah pernah membaca wiki, misalnya Wikipedia, tentu sudah tidak asing dengan tautan karena tulisan wiki pada umumya sangat kaya dengan tautan. Saya sering menggunakan halaman wiki dari Wikipedia sebagai tautan untuk menjelaskan istilah tertentu yang menyebabkan tulisan menjadi sangat panjang bila saya jelaskan langsung pada tulisan.
  • Blog mempunyai ciri unik yang tidak dimiliki oleh setiap website, yaitu memungkinkan terjadi interaksi antara penulis dan pengunjung karena di bagian bawah setiap pos tersedia fitur yang memungkinkan pengunjung untuk menyampaikan komentar atau pertanyaan terhadap isi pos yang dipublikasikan.
Lalu apakah blog dapat digunakan untuk menyajikan buku secara daring (online)? Saya justru menjawab pertanyaan ini dengan pertanyaan, mengapa tidak? Bila isi buku sepenuhnya akan dipublikasikan secara gratis, bab buku dapat disajikan sebagai pos. Untuk itu tentu terlebih dahulu harus dirancang agar setiap bab tidak terlalu panjang. Bila terlalu panjang, bagi setiap bab menjadi bagian-bagian lebih kecil dan bagian-bagian lebih kecil itulah yang kemudian kita publikasikan sebagai pos, tentu saja dengan urutan yang jelas, mana yang pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Pada bagian bawah dapat saja disertakan tautan 'bagian sebelumnya' dan tautan 'bagian berikutnya' untuk memudahkan pembaca melakukan navigasi. Bahkan blog sendiri sudah menyertakan fitur navigasi dalam bentuk angka 1, 2, 3, dan seterusnya, yang menyatakan bagian 1, 2, 3, dan seterusnya dari seluruh pos yang sudah dipublikasikan dalam blog.

Bagaimana bila buku yang tidak untuk dipublikasikan secara gratis, melainkan untuk dijual? Untuk buku semacam ini, blog justru dapat dijadikan sarana promosi. Caranya, dengan menyajikan ringkasan dari setiap bagian buku sebagai pos dan kemudian menyertakan keterangan bahwa untuk membaca bagian tulisan tersebut secara lengkap dipersilahkan untuk membeli buku tercetak. Dengan cara ini kita bahkan bisa memperoleh tanggapan dari pembaca dengan cara tidak menon-aktifkan fitur komentar. Buku Revisitasi Lahan Kering yang saya tulis bersama Prof. Fred Benu pertama kali saya publikasikan melalui blog, sebelum kemudian ada penerbit yang tertarik untuk menerbitkan dalam bentuk buku dengan tetap memperkenankan publikasi gratis secara daring. Blog yang saya gunakan untuk mempublikasikan buku tersebut merupakan contoh blog yang sangat sederhana sehingga tampil sangat jauh berbeda dari tampilan blog ini, misalnya, atau blog-blog saya lainnya, seperti blog Baru Belajar Meneliti, Tanaman Kampung, atau Tumbuhan Bali.

Ya, blog memang perlu tampil menarik, selain isinya bagus. Untuk itu, perlu dilakukan pengaturan dengan mengklik Template dan kemudian memilih Customize untuk mengatur perwajahan (layout) dan lebar blog dan bagian-bagiannya, latar belakang, dan sebagainya. Bahkan perwajahan blog dapat diatur sangat radikal dengan mengganti template menggunakan template dari luar Blogger yang tersedia banyak dan gratis, misalnya dari mybloggerthemes atau bTemplates. Caranya mudah, cukup mengklik Backup/Restore dan kemudian terlebih dahulu menyimpan template asli blog sebelum menggantinya dengan cara mengunggah template dari luar. Selain mengubah template, tampilan blog juga dapat dibuat lebih menarik dengan cara mengklik Layout untuk mengganti Favicon dan tulisan pada kepala blog dengan gambar. Layout juga digunakan untuk memasang gawai (gadget) pada bilah samping dan kaki blog dengan mengklik Add a Gadget. Blogger menyediakan sejumlah gawai bawaan, tetapi bila ingin menambahkan gawai dari luar, silahkan klik Add a Gadget dan kemudian pilih HTML/Java Script untuk menempel kode dari gawai yang sebelumnya telah disalin dari luar.

Saya sudah beberapa kali diminta untuk mengajar dosen membuat blog matakuliah. Di antaranya, saya mengajar membuat blog matakuliah di fakultas saya sendiri. Silahkan klik tautannya dan unduh slide presentasi Belajar Nge-blog Matakuliah Hanya dalam 1,5 Jam. Blog matakuliah tentu saja tidak sama dengan blog untuk buku. Tapi saya juga membuat blog matakuliah yang saya organisasikan mirip buku, yaitu blog Baru Belajar Meneliti untuk matakuliah Metode Penelitian (S1) dan blog Epidemiologi Penyakit Tumbuhan untuk matakuliah dengan nama yang sama (S1). Pada kedua blog ini, pos (tulisan) saya organisasikan sebagai bab dalam buku, mulai dari bab pertama yang tampil paling bawah dan bab terakhir yang tampil paling atas. Bandingkan dengan blog matakuliah lainnya yang isinya tidak saya organisasikan, misalnya Dasar-dasar Perlindungan Tanaman, Ilmu Gulma, dan Kebijakan Perlindungan Tanaman. Saya bermimpi seandainya semua matakuliah mempunyai blog maka e-Learning tidak perlu menunggu universitas harus mempunyai server sendiri yang biayanya sangat mahal.

Mudah-mudahan tulisan ini dapat membantu sahabat saya mewujudkan keinginanya untuk mempublikasikan buku melalui website/blog. Kalau tetap masih lebih memilih website, silahkan menggunakan layanan website Webly yang tersedia gratis. Saya pernah membuat website di halaman ini, tetapi kemudian saya tinggalkan untuk kembali ke blog. Atau silahkan pilih dari 20 layanan website gratis lainnya. Saya dengan senang hati bersedia memandu siapa saja yang ingin membuat website atau blog gratis matakuliah atau untuk mempublikasikan buku, asalkan serius benar-benar ingin melakukan itu. Membuat website atau blog itu sangat mudah, yang sulit adalah mengisinya. Diperlukan komitmen yang kuat untuk meluangkan tenaga dan waktu untuk mengisinya. Dan tentu saja biaya untuk mengakses Internet. Selamat memulai, sahabat, semoga sukses. Bila ingin mengubah blog menjadi buku untuk diterbitkan, silahkan coba blurb..

Lalulintas kejadian adalah sedemikian cepat. Hampir tidak ada waktu tenang untuk memikirkan dan merenungkan.
Pramudta Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 104

Perubahan Iklim

Ingin memperoleh data dan bukti mengenai perubahan iklim? Mengapa tidak mampir di situs NASA? Anda dapat melihat indikator kunci, bukti, penyebab, akibat, konsensus, dan mengakses website lain yang terkait. NASA menyediakan data untuk dipergunakan melakukan visualisasi langsung secara online. Silahkan kemudian pikirkan gaya hidup seperti apa yang kira-kira dapat mengurangi pemanasan global?